The 4 month Sleep Regression

Baru aja nulis soal Reika yang tau-tau bisa tidur sendiri, tetiba dua hari ini dia jadi susah banget tidur! Tadinya tidur malem bisa ga bangun sampe siang jam 12, eh kok sekarang jam 3 pagi aja udah nangis! Biasanya bangun cuma karena lapar, sekarang disusuin malah ditarik sana-sini: bukan laper! 

Siang pun mendadak matanya greng sekali. Dia ga ngantuk sama sekali! Gilaaaa batrenya alkaline kayanya ni anak! 

  
Maka yang paling kena imbasnya adalah emak dan bapaknya. Bingung kenapa ini anak tiba-tiba begini. Apa karena perutnya kembung? Karena kebetulan dia jadi sering ngentut dan beberapa kali kebangun karena pengen kentut. Tapi makin lama kok makin sering bangun bukan karena kentut, tapi karena pengen bangun aja. Bangun pun dia jadi rewel, ya gimana sih, namanya masih ngantuk ya, pasti rewel. 

Emaknya pun galau, sebabnya mulai besok senin harus mulai masuk kerja dari pagi sampai sore. Ayahnya pun harus masuk kerja shift malam. Bagusnya adalah bisa gantian urus anak, tapi kalo gini dua-duanya jadi ga bisa istirahat karena anak rewel, dong? Terus gimana? 

Berbekal gugel, akhirnya saya cari tau apa penyebab rewel susah tidurnya Reika. Ternyata beberapa hasil pencarian mengarah ke 4 month sleep regression dimana beberapa faktor penyebabnya adalah growth spurt/skill development. Mungkin si anak lagi mau belajar kemampuan baru sehingga dia butuh energi banyak dan kecapekan, jadi rewel. Fyi, anak yang terlalu capek itu bakal jd rewel dan bukannya tidur kayak orang dewasa (aneh kan? Ho oh!).

Bisa juga karena dia sedang mengalami masa transisi atas pola tidurnya. Dari tidur ala bayi yang langsung ke tidur “dalam”, ke tidur orang dewasa yang harus melewati siklus tidur ringan menuju tidur dalam. Nah, karena baru masa transisi inilah mereka jadi mudah kebangun saat baru tidur ringan, tiba-tiba mereka yang tadinya ga peka sama suara atau suasana sekarang jadi sangat peka dan mudah terganggu. 

Solusi buat mengatasi sleep regression ini adalah membuat pola tidur. Tapi boooow gimana caranya secara saya bakal kerja pas siang, sedangkan bapaknya bakal tidur selama siang itu. Hadoh, aseli bingung saya. 

Makanya saya berdoa banyak2 semoga fase ini bisa terlewati dengan baik dan semoga orang tuanya dikasih banyak banyak stok sabar dan stok stamina supaya bulan Agustus jadi bulan yang walau berat, tapi bisa lulus dengan cemerlang! 

Doakan kami ya!! 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s