AADC2 Mixed Feelings

Gapapa ya baru nulis tentang ini sekarang? Soalnya baru bisa nonton dan ga tahan buat ga rant-ing. Ini penuh spoiler btw.

Sesuai judulnya, saya merasa ini film bikin perasaan nyampur aduk- seneng, suka, bete, kecewa.

Pertama-tama harus dijelasin kalo saya 100% memuji akting dari seluruh pemain, kecuali kenyataan kalo somehow saya ngerasa temen-temennya Cinta kurang dieksplorasi lagi, this movie feels like it`s only about Cinta and Rangga, which is not entirely wrong.

Akting, penghayatan, alur cerita, dialog, semua tjakep. Saya suka.

Jalan ceritanya bikin baper banget. Semua yang pernah punya cinta dan luka masa lalu mungkin bisa relate. Bener-bener bikin hati nostalgia kemana-mana.

Masalah muncul saat 15 menit terakhir. Pokoknya pas Rangga udah nyampe Bandara. Di sini saya mulai benci banget sama film ini.

Waktu Cinta menolak Rangga di galerinya, buat saya ini adalah keputusan yang walau berat, tapi sangat masuk akal. Iyalah, gila aja throwing 9 years of struggling to get over the guy who hurt her the most over a one-night journey? Gila aja mutusin tunangan yang mungkin udah tumbuh bareng kita, udah selalu ada di samping kita, udah stood by us through hell and back, demi seseorang yang datang dari masa lalu trus ngemis balikan. Gila aja mutusin hal kaya gini cuma dalam beberapa hari (atau minggu?)!

I think almost all of us have that one person in the past who touched our heart for the first time, whom we learned what love is. Mungkin kita semua pernah punya satu orang yang kalau kita ingat bawaannya jadi mellow, kalo kita denger lagu tertentu langsung mendung karna ngingetin kita sama dia dan luka masa lalu, yang kadang di tengah-tengah ketawa dan senang-senang kita tiba-tiba diem karena keselip kenangan lama? Persis Cinta waktu lagi bareng-bareng temen-temennya, tiba-tiba menerawang.

Iya, persis gitu.

Tapi bukan berarti jugaaaa, kalo orangnya muncul di hadapan kita, trus kita rela balikan sama dia. Bukan berarti jugaaaa, kita emang bener-bener pengen sama dia. Ga gitu juga kali.

Yang pernah patah hati berat pasti paham kalo move on itu berat. It takes months, maybe years. It shows you hell before it gets better. Dan lo melakukan ini semua mostly SENDIRIAN. Mungkin dengan support temen-temen, orang tua, saudara, dan doa yang ga putus kepada Tuhan untuk dikasih kekuatan. But you did it because you know you need to.

Trus ga masuk akal aja kalo udah usaha mati-matian segitunya buat bangkit lagi, buat percaya bahwa you better off without him, buat nemuin diri sendiri lagi, buat belajar memaafkan dia dan berdamai dengan diri sendiri yang marah. Ketika kita ketemu lagi sama orang itu, penjelasan apapun yang dikasih, does it even matter? It doesn`t.

Because after years of learning to live with the new reality, it doesnt matter why he left. It doesnt matter why he did what he did, and it certainly doesnt matter if he wants to be back on our life! Ga penting lagi dia mau bilang dia bikin kesalahan besar dengan nyakitin kita, ga penting lagi sekarang dia kaya apa, dan yang jelas ga penting lagi apa dia masih ada feeling sama kita atau ga, karena apa? Karena dia udah ga relevant lagi dalam hidup kita yang sekarang, dalam hidup kita yang bertahun-tahun kita bangun tanpa dia.

So, plis deh Cinta. Lo boleh baper ketemu mantan lo yang masih charming. Lo boleh mellow galau. Bahkan lo nyium dia itu walaupun salah tapi masih bisa dimaafkan karena kebawa suasana.

But life is moving on, girl. What happened on that vacation stays there. It was fun, we get it. But that was not your real life.

Ya elah Cinta, pinteran dikit napa sih?

 

Advertisements

5 thoughts on “AADC2 Mixed Feelings

  1. Setuju! Apalagi yang ditinggalkan Ario Bayu. Duh mbak Cinta.. Mas Trian itu kurang apa? Sini buat saya aja. *loh?

  2. Hahahaha, ini ngakak lhoo!!! Ada puisi yang sesuai ama 15 menit terakhir itu

    “Kadang-kadang kau pikir, lebih mudah mencintai semua orang daripada melupakan satu orang. Jika ada seorang terlanjur menyentuh inti jantungmu, mereka yang datang kemudian hanya akan menemukan kemungkinan-kemungkinan”

    Nah ini!!
    Hahahaha, but i agree with your last statement hime, cuman itu lah skenario yang mungkin banget terjadi di real life (tapi yah kalo film jadi lebai emang)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s